Saturday, November 19, 2011

Aplikasi pemanfaatan gesekan dalam Inertia welding

Seperti sudah pernah dipaparkan sebelumnya, gesekan selain merugikan juga bermanfaat. Video berikut memperlihatkan proses pengelasan dengan memanfaatkan gesekan tersebut. Dikenal dengan inertia friction welding atau rotary friction welding.

Friday, June 24, 2011

Adu domba

Wahai saudara-saudara, mengadu domba adalah hal yang dilarang. Membuat dua pihak yang awalnya rukun dan damai menjadi bermusuhan dan saling bertikai.

Tetapi mengadu domba yang ini sudah menjadi kegiatan rutin orang-orang di daerah Jawa Barat yaitu Garut.
Ya adu domba. Dua domba berlari dari dua arah yang berlawanan mendekat sambil mengarahkan tanduknya ke arah lawan. Dan .......bummmm! Waduuh tidak terbayang pusingnya kepala ini kalau kita bisa merasakannya. Wahai para peng-adu domba ....apakah anda tidak belajar momentum?

Datanya adalah sebagai beikut:
Domba hitam dengan massa 110 kg berlari dengan kecepatan 65 km/jam dan domba putih dengan massa 115 kg berlari dengan kecepatan 50 km/jam.
Jika kedua domba diasumsikan menempel sesaat setelah tumbukan, berapa kecepatan akhir tumbukan dan ke arah mana?

Thursday, June 23, 2011

Mengencangkan baut

Suatu baut ban mobil harus dikencangkan sebesar 85 Nm. Hitung gaya F yang harus diberikan jika sudut = 35 derajat, dan d = 420 mm.

Berkenalan dengan momen

Sejauh ini kita sudah mengenal gaya sebagai suatu tarikan atau dorongan terhadap suatu benda. Jika tarikan atau dorongan itu memiliki lengan terhadap obyeknya, maka dikatakan kita memberikan momen pada benda itu.
Sebagai contoh, untuk membuka baut, kita memberikan momen dan bukan gaya langsung. Momen terjadi karena adanya perkalian gaya dengan lengannya.

Bisa anda sebutkan aktifitas-aktifitas lain yang melibatkan momen dan bukan gaya langsung?

Wednesday, June 22, 2011

Jagoan momentum beraksi

Sang jagoan momentum tidak berdaya jika ada orang yang berdiri di tengah rel kereta api (sengaja ataupun tidak sengaja). Walaupun jaraknya masih ratusan meter, sang masinis tidak berdaya. Kenapa?

Makin besar momentum, makin besar pula usaha (effort) yang harus dilakukan untuk menghentikannya.
Jangankan orang, obyek lain yang lebih besar pun tak berdaya menghadapinya.




Jadi waspadalah bila berhadapan dengan si jagoan momentum ini.

Jagoan momentum

Berikut adalah gambar kereta api super cepat Trains à Grande Vitesse (TGV) atau High Speed ​​Trains.
Maksimum kecepatannya 515.3 km/h (wow!). Beratnya keseluruhan sekitar 400 ton (wow lagi) dengan panjang sekitar 200 m.

Kalau kita kalikan massa TGV dengan kecepatan maksimumnya, maka didapat angka 400.000 (kg) x 515.300 m/(3600 det) = 57.255.556 kg.m/det (wow..wow).

Angka sebesar kira kira 57 juta kg.m/det tersebut adalah besar momentumnya.

Bisa anda bayangkan bagaimana menghentikan sistem dengan momentum sebesar itu?

Sunday, June 19, 2011

Berkenalan dengan Momentum

Momentum didefinisikan sebagai perkalian massa kali kecepatan. Suatu benda yang memiliki massa m dan kecepatan v akan memiliki momentum sebesar mv. Makin cepat suatu benda seperti peluru, bola tenis yang telah dipukul, maka makin besar momentumnya. Makin besar massa suatu sistem seperti bis kota, kapal selam, makin besar momentumnya. Jika kedua variabel (massa dan kecepatannya) sama-sama besar, misalkan jumbo jet A380, atau kereta api super cepat maka makin ekstrim lah nilai momentumnya. Suatu sistem dengan momentum besar, makin sulit dihentikan. Butuh gaya eksternal yang besar dapat menghentikannya.


Apa yang terjadi jika suatu sistem dengan momentum besar dihentikan tiba-tiba?

Share it